Mengenal Jenis, Tips Memilih Dan Membeli Gula Merah yang Baik Berkualitas

Pada sebagian jenis kue khas Banjar, ada yang menggunakan kuah gula merah sebagai pelengkap, misalnya kue puracit, apam serabi dan lupis hijau. Ya, kuah gula merah yang rasanya manis, tidak hanya nikmat disantap bersama kue, tetapi juga mampu memberi warna yang berbeda pada makanan.

Bagi anda yang masih awam tentang jenis-jenis gula, mungkin akan merasa bingung ketika hendak membelinya, jangan salah pilih ya… perhatikan betul bagaimana cara memilih gula yang tepat dan baik. Sebagai tambahan informasi, simak penjelasan berikut ini tentang beragam hal seputar gula.
Tips Memilih Dan Membeli Gula Merah

1.    Jenis-jenis Gula

Dilihat dari jenisnya, setidaknya ada 3 jenis gula yang biasa ditemukan pada banyak orang yang jual gula merah atau toko kelontong, diantaranya yaitu:

-  Gula Aren
Gula aren merupakan gula yang berasal dari nira pohon aren atau yang dikenal juga dengan pohon kolang-kaling. Gula aren biasanya dicetak dalam cetakan khusus kemudian dibungkus menggunakan daun kelapa. Rasa gula aren sangat manis dan memiliki tampilan warna coklat. Sering dipakai sebagai bahan campuran kue atau minuman seperti cendol.

-   Gula Semut
Tidak jauh berbeda dengan gula aren, gula semut juga bisa berasal dari nira pohon aren atau bisa juga dari pohon kelapa. Letak perbedaannya hanya pada bentuk gula, gula semut lebih kecil ukurannya dan biasanya berbentuk kotak. Gula jenis ini banyak digunakan untuk pemanis minuman, taburan kue dan isi roti.

-    Gula Jawa
Gula jawa juga dikenal dengan gula merah. Bahan pembuatannya berasal dari nira pohon kelapa. Gula merah diperlukan untuk campuran bahan pembuatan kue dodol, kecap dan kinca. Dibandingkan dengan gula aren, gula jawa lebih pekat warnanya serta lebih kotor sehingga saat hendak digunakan, sebaiknya disaring terlebih dahulu.


2.    Tips Memilih Gula Merah
-    Dalam memilih gula merah, hal pertama yang perlu diperhatikan adalah warnanya. Pilih gula merah dengan ciri warna terang merata dan tidak memiliki bercak. Ini bisa jadi salah satu indikasi bahwa gula merah yang dijual adalah gula merah asli tanpa tambahan bahan campuran lain.

-    Selain itu, perhatikan pula bentuk dan tekstur gula merah. Jika gula mudah hancur, teksturnya tidak halus, banyak pori-pori atau retakan, maka sebaiknya hindari membeli gula merah dengan bentuk seperti ini. Gula merah yang baik dan asli memiliki tekstur yang padat, utuh dan kokoh saat ditekan.

-    Perhatikan kemasan dan tempat penyimpanan gula merah. Umumnya, tempat menyimpan gula merah tidaklah terlalu sulit serta kemasan yang digunakan juga cukup mudah yaitu bisa menggunakan daun kelapa atau plastik. Untuk penyimpanan gula dalam jangka waktu lama, pilih toples kedap udara yang rapat serta hindarkan dari paparan sinar matahari. Perhatikan pula kebersihan dan kondisi gula merah, hendaknya jangan dekat dengan panas atau benda yang berbau tajam.

3.    Cara Membeli Gula Merah
Ada beberapa pilihan cara membeli gula merah yang bisa dipilih, yang pertama adalah membelinya dari orang yang jual gula merah atau pembuatnya langsung. Cara ini terkadang dirasa lebih aman dan terpercaya mengenai kualitas dari gula merah karena kita bisa menyaksikan langsung proses pembuatannya. Cara lainnya yaitu membeli di toko yang menjual gula merah, bisa juga memesannya lewat online, tentunya di toko online yang menyediakan produk gula merah.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel